Peri-itu-hal

Sekilas

Saya pria. Berbilang likur secara usia. Belum sarjana secara strata wiyata. Sudah berkeluarga sebagai putra. Terhadap entri di blogosfir raya, tidak lebih gemar berkomentar dibanding tuntas membaca.

Sebuah Judul, Sebaris Tanda

Ngaruy (bahasa Sunda) berarti hujan alit atau hujan leutik. Dalam bahasa Indonesia, agaknya sepadan dengan gerimis atau rintik.

Sepenelusuran laman, saya temukan juga arti ngaruy dalam hal makanan. Tapi, denotasi ngaruy di sini, ya itu tadi, menyangkut hujan.

Adapun berbisik kepada terik, itu hanyalah tagline alakadarnya.

Pemilihan tag dicomot dari kata-kata setiap entrinya.

Gambar Avatar diunduh dari GettyImages.com

Begitulah

Nah, kalau boleh nyelip kalimah: yuk, mainkan konteksnya. Tambah sekerlip harap: sila, semoga berguna.

Tinggalkan Balasan